Sunday, June 21, 2015

Dollar Singapura Berhasil Kalahkan Tekanan Dollar AS dan Rupiah

Pergerakan Dollar Singapura pada pasar spot hari ini (15/6) menunjukkan sentimen positif terhadap mata uang tersebut, dan mampu menguat kembali terhadap dollar AS dan Rupiah setelah perdagangan hari sebelumnya mendapat tekanan kuat meski fundamental dalam negeri cukup kuat menopang.

Terhadap rupiah baik di pasar spot maupun perdagangan antar bank berdasar kurs Bank Indonesia, dollar Singapura mengunggulinya. Sentimen positif yang memberi kekuatan dollar Singapura hingga sesi Amerika malam ini datang dari ekspektasi positif akan data ekonomi yang akan dirilis besok siang dari Kementrian perdagangan dan industri Singapura. Pemerintah negara tetangga Indonesia ini besok akan mengumumkan kinerja perdagangan luar negerinya yang kembali mencetak surplus bahkan diperkirakan akan bertambah.

Analyst Vibiz Research Center mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Dollar Singapura terpantau bergerak kuat sekitar 0.09 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas antar bank hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Dollar Singapura dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp9953,94/SGD dan kurs BI (beli) sekitar Rp9847,82/SGD.

Pada pair USDSGD, Dollar Singapura terpantau mengalami penguatan terhadap Dollar AS dan pair tersebut melemah  sekitar -0,17% atau 23 pips setelah dibuka di level 1,3462 dan kini bergulir pada kisaran 1,3439. Sedangkan terhadap Rupiah di pasar spot, pair SGDIDR  menguat tipis sekitar 0,01 % yang dibuka di level 9933,61 dan kini bergulir pada kisaran 9933,80.

Untuk perdagangan selanjutnya, pair USDSGD masih akan terus melemah meskipun terhadap major currencies kurs dollar masih unggul, kesokan harinya di pasar spot kurs Singapura masih mampu menahan tekanan mata uang utama tersebut. 

 


Joel/ VMN/VBN /Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

SUMBER: VIBIZNEWS

No comments:

Post a Comment