Pergerakan Dollar Singapura pada pasar spot hari ini (15/6)
menunjukkan sentimen positif terhadap mata uang tersebut, dan mampu
menguat kembali terhadap dollar AS dan Rupiah setelah perdagangan hari
sebelumnya mendapat tekanan kuat meski fundamental dalam negeri cukup
kuat menopang.
Terhadap rupiah baik di pasar spot maupun
perdagangan antar bank berdasar kurs Bank Indonesia, dollar Singapura
mengunggulinya. Sentimen positif yang memberi kekuatan dollar Singapura
hingga sesi Amerika malam ini datang dari ekspektasi positif akan data
ekonomi yang akan dirilis besok siang dari Kementrian perdagangan dan
industri Singapura. Pemerintah negara tetangga Indonesia ini besok akan
mengumumkan kinerja perdagangan luar negerinya yang kembali mencetak
surplus bahkan diperkirakan akan bertambah.
Analyst Vibiz
Research Center mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Dollar
Singapura terpantau bergerak kuat sekitar 0.09 % terhadap mata uang
Rupiah pada perdagangan valas antar bank hari ini, sementara itu data
terkini kurs BI (jual) Dollar Singapura dengan rate Bank Indonesia
berada pada kisaran Rp9953,94/SGD dan kurs BI (beli) sekitar
Rp9847,82/SGD.
Pada pair USDSGD, Dollar Singapura terpantau
mengalami penguatan terhadap Dollar AS dan pair tersebut melemah
sekitar -0,17% atau 23 pips setelah dibuka di level 1,3462 dan kini
bergulir pada kisaran 1,3439. Sedangkan terhadap Rupiah di pasar spot,
pair SGDIDR menguat tipis sekitar 0,01 % yang dibuka di level 9933,61
dan kini bergulir pada kisaran 9933,80.
Untuk perdagangan
selanjutnya, pair USDSGD masih akan terus melemah meskipun terhadap
major currencies kurs dollar masih unggul, kesokan harinya di pasar spot
kurs Singapura masih mampu menahan tekanan mata uang utama tersebut.
Joel/ VMN/VBN /Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
SUMBER: VIBIZNEWS
No comments:
Post a Comment